Diciptakannya
Hawa dari tulang rusuk Adam-nya, sebagai kisah cinta pertama manusia
dimuka bumi, mengawali kisah perburuan pria pada tulang rusuknya yg
hilang dari masa ke masa.
Ini bukan dongeng romantisme picisan, ini hak kebenaran AlQur'an. Nyatanya tulang rusuk pria memang berjumlah tak imbang antara sisi kanan dan kiri, ya benar kurang 1 .
Ini bukan dongeng romantisme picisan, ini hak kebenaran AlQur'an. Nyatanya tulang rusuk pria memang berjumlah tak imbang antara sisi kanan dan kiri, ya benar kurang 1 .
Satu ruas tulang inilah yg dicari setiap pria dibumi ini untuk melengkapi hidupnya. 1 ruang yang ditakdirkan ada pada wanitanya. Keagungan Cinta Yang Diberikan Tuhan Pada Hambanya. Yang memang seharusnya diperlakukan Agung juga oleh setiap manusia. Menyempurnakan hidup yang diawali dengan "perburuan tulang rusuk" yang hilang. Memang selayaknya cinta itu saling melengkapi, saling menutupi, menjaga dan melindungi.
Kesempurnaan hidup dari seorang pria, ada pada wanitanya. Wanita yang berada disisinya setiap saat, setiap waktu. Yang hanya menjaga dirinya untuk takdirnya. Walau iblis tak henti menggoda dan mencurangi keAgungan cinta dengan satu kata yang menghanyutkan, yang membutakan "nafsu".
Kisah tulang rusuk yang dalam riwayat hadist lain dijelaskan, untuk diperlakukan dengan lembut dan penuh kasih, karena jika "dipaksa" (untuk diluruskan), di"kerasi" maka dia akan "patah"........
Sungguh sebuah kias yang indah dari seorang Utusan Alloh, utusan Tuhan (Allohumma solli ala Muhammad...). Bagaimana seharusnya seorang imam memperlakukan yang di'imaminya (wanitanya) dengan halus, dengan nasehat yang baik ketika dia salah. Yang tidak mematahkan yang tidak menyakiti hati. Bukan dengan kekerasan yg menyakitkan hati.
Tulang rusuk yg bengkok, yang harus dijaga dan diperlakukan dengan baik. Tulang rusuk yang lebih mengutamakan hati dan emosinya dengan menyampingkan akal sehatnya. Yang menjadi pintu masuk godaan iblis bagi para imam yang bahkan setangguh Adam. Hingga Adam-pun diusir dari Surga.
Ya ......iblis tak berhasil menggoda Adam, maka diapun menggoda dan membujuk Hawa. Tulang rusuk Adam inilah yg merajuk, menggoyahkan pendirian sang Imam dengan mengatasnamakan "cinta" untuk melanggar larangan Alloh. Kisah ini abadi hingga kini, walau dalam bentuk lainnya.
Banyak imam (pria) hebat yang hancur bertekuk lutut karena cintanya pada sang tulang rusuk. Menjadi pelanggar larangan Tuhan, demi membahagiakan sang tulang rusuk. Iblis tertawa terbahak. Pria baik yang sederhana itu akhirnya mengambil apa yg bukan hak-nya demi membahagiakan sang tulang rusuk. Kariernya hancur. Dan masih banyak contoh lainnya.
Sang tulang rusuk yang "perasa" itu dimanfaatkan iblis untk menghancurkan sang imam. Melalui jalan apa saja, anak, ekonomi, status sosial, dll
Iblis akan menggoyahkan si tulang rusuk, agar tulang rusuk menggoyahkan imamnya, mengatasnamakan "cinta" .
Itu bukan salahnya, itu fitrah. Hingga fungsi imam dalam keluarga bukan hanya melindungi, mencari mencari nafkah, tapi yang terpenting dan akan dimintai pertanggung jawabannya kelak adalah "MENDIDIK" keluarga terutama lagi tulang rusuknya.
...... ini fitrah, tulang rusuk itu memang bengkok, jangan paksakan untuk meluruskannya dengan keras, karena dia akan patah........
Aku mencintai wanitaku, karena DIA. dan semoga aku dapat menjadi imam yg menyejukkan hati dan mengayomi. aku akan belajar dan terus mencoba..... dukung aku sayang.........

Tidak ada komentar:
Posting Komentar